BESARAN DAN SATUAN
Pengertian mengukur dan besaran
Mengukur merupakan membandingkan sesuatu yang diukur dengan besaran sejenis yang ditetapkan sebagai satuan. Sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dalam angka dinamakan besaran, jadi, panjang, masa, dan waktu termasuk besaran dikarenakan dapat diukur dan dinyatakan dengan angka-angka.
Standar Satuan Sistem Internasional
Sampai saat ini ada dua jenis satuan yang masih dapat digunakan diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Sistem metrik,
Sistem metrik dikenal sebagai : meteran, kiogram, dan second yang disingkat (MKS).
2. Sistem Inggris (imperial system),
Sistem metrik dikenal sebagai : foot, pound, dan second. Yang disingkat (FPS).
Sistem metrik memikili keunggulan karena satuan-satuannya sangat mudah, yakni berupa bilangan sepuluh berpangkat. Suatu perjanjian Internasional telah menetapkan standar Satua Sistem International (disingkat Satuan SI) Diantaranya sebagai berikut :
1. Standar untuk Satuan Panjang
Tandar untuk satuan panjang adalah meter (m). satuan meter didefinisikan sama dengan 1.650.763,73 Kali panjang gelombang sinar jingga yang dipancarkan oleh atom-atom gas Krypton – 86 (Kr-86) di dalam ruang hampa pada suatu loncatan listrik.
Definisi di atas telah ditetapkan pada tahun 1960, mengenai suatu standar atomik untuk panjang. Pada bulan November 1983, definisi standar meter diubah lagi, dan ditetapkan menjadi :
Satu meter adalah jarak yang ditempuh cahaya (dalam vakum) pada selang waktu :1/299.792.458
Perubahan ini dilakukan berdasarkan nilai kecepatan cahaya yang dianggap selalu konstan 299.792.458 m/s.
2. Standar untuk Satuan Massa
Standar untuk satuan massa adalah kilogram (kg), satu kilometer adalah massa sebuah kilogram standar yang disimpan dilembaga berat dan Ukuran Internasional, di sevres dekat Paris.
3. Standar untuk Satuan Satuan Waktu
Standar untuk satuan waktu adalah sekon (s) atau detik. Standar waktu yang masih dipakai sekarang didasarkan pada hari matahari rata-rata. Satu sekon atau detik didefenisikan sebagai selang waktu yang diperlukan oleh atom celcium-133, untuk melakukan getaran sebanyak 9.192.631.770 kali dalam transisi antara dua tingkat energi di tingkat energi dasarnya.
4. Penggunaan Awalan Dalam Satuan SI
Konversi satuan-satuan dalam SI menggunakan awalan, misalnya : sepersepuluh meter adalah desimeter, seperseribu gram adalah miligram, dan sebagainya.
Pemakaian Awalan-awalan pada satuan SI
Awalan
|
Simbol
|
Fraksi
|
Contoh
|
piko
nano
mikro
milli
senti
desi
|
p
n
µ
m
c
d
|
10-12
10-9
10-6
10-3
10-2
10-1
|
Pikometer
(pm)
Nanometer
(nm)
Mikrogram
(µg)
Miligram
(mg)
Sentimeter
(cm)
Desimal
(dm)
|
Awalan
|
Simbol
|
Penggali
|
Contoh
|
tera
giga
mega
kilo
hekto
deka
|
T
G
M
K
H
da
|
1012
109
106
103
102
101
|
Terameter
(Tm)
Gigameter
(Gm)
Megagram
(Mg)
Kilogram
(Gg)
Hektometer
(hm)
|
Dalam notasi Ilmiah, angka-angka numerik hasil pengukuran dinyatakan dengan bilangan antara 1 dan 10 dikalikan dengan bilangan 10 berpangkat.
Dengan 1 < a < 10 dan n bilangan bulat.a x 10n
Aturan penulisan hasil pengukuran dengan notasi ilmiah :
1. Pindahkan koma desimal sampai hanyatersisa satu angka dikiri koma desimal.
2. Hitung banyak angka yang dilewati koma desimal dan gunakan angka itu sebagai pangkat dari 10.
Subscribe to:
Posts (Atom)